Orientasi Kesehatan Kerja Tk. Kab. Hulu Sungai Utara

Orientasi Kesehatan Kerja Tk. Kab. Hulu Sungai Utara dilaksanakan dari tanggal15 Agustus 2017 sampai dengan16 Agustus 2017. Sebagai pelaksana adalah Dinas kesehatan Prov. Kalsel. Pelaksanaan kegiatan bertempat di Hotel Grand Balqis Amuntai. Peserta merupakan koordinator kesehatan kerja di Dinas Kesehatan dan Puskesmas di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kesehatan kerja merupakan hak bagi pekerja dalam melaksanakan pekerjaan dan menjadi jaminan kesehatan yang di berikan  pada saat sedang melakukan sebuah pekerjaan, bertujuan untuk mencegah penyakit akibat kerja dan meningkatkan kesehatan tenaga kerja. Dengan adanya kesehatan kerja maka pekerjaan dapat dilaksanakan seoptimal mungkin atau tidak terhalangi oleh karena gangguan baik dari tidak sehatnya pekerja atau adanya resiko tinggi pada pekerjaan itu sendiri.

Setiap jenis dan tempat kerja mempunyai risiko yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan,  termasuk pekerja di sektor informal. Pada umumnya pekerja di sektor informal kurang memiliki kesadaran dan pengetahuan akan bahaya di lingkungan kerja, metoda kerja, lingkungan tempat kerja yang memenuhi standar kesehatan dan keamanan bekerja.

Pada umumnya sifat pekerjaan informal hanya berdasarkan perintah dan peroJehan upah. Hubungan yang ada hanya sebatas majikan dan buruh (tenaga kerja), dengan minimnya perlindungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dimana K3 merupakan salah satu bentuk perlindungan tenaga kerja di segala jenis kegiatan usaha, baik formal maupun informal.

Pekerja pada kelompok ini pada umumnya belum mendapatkan pelayanan kesehatan seperti yang diharapkan. Selama ini para pekerja yang mengalami gangguan kesehatan hanya diberikan layanan secara kuratif oJeh Pelayanan Kesehatan Dasar, yang pembiayaannya ditanggung oleh perusahaan dimana para pekerja bekerja, atau dibiayai sendiri oleh pekerja yang bersangkutan. Sedangkan upaya untuk pencegahan agar gangguan kesehatan yang dialami para pekerja sektor informal ini tidak terulang kembali belum banyak dilakukan karena keterbatasan ketampilan petugas, peralatan medik, dan teknis lingkungan.

Pos UKK merupakan upaya pelayanan kesehatan kerja dasar bersumber daya masyarakat dalam menjalankan kegiatannya meliputi upaya promotif, preventif dan pengobatan sederhana yang bersifat pertolongan pertama pada kecelakaan dan pertolongan pertama pada penyakit. Pembinaan Puskesmas terhadap Pos UKK dilakukan dengan mengirim tenaga pendamping yang datang secara berkala. Jika peran Pos UKK dapat dioptimalkan rnelalui pemberdayaan masyarakat yang terhadap kesehatan, maka akan menjadi model bagi perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan para pekerja sektor informal yang selama ini memang belum ada.

Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan produktivitas pekerja, Kementerian Kesehatan sebagai instansi pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat termasuk pekerja di sektor informal. Upaya pelayanan kesehatan pada masyarakat pekerja di sektor informal melalui pengembangan kemitraan dan pemberdayaan masyarakat pekerja dalam bentuk Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK).

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, diperlukan peningkatan pengetahuan petugas dari setiap tingkatan untuk rnengetahui tugas dan tanggungjawab masing-masing dalarn pernbentukan dan pernbinaan PosUKK.

Pada Orientasi ini peserta terdiri dari :

  1. Dari Dinas Kesehatan Kabuapten Hulu Sungai Utara 3 (tiga) orang.
  2. Pengelola Program Kesehatan Kerja Puskesmas 13 (tiga belas) orang.

Dasar Hukum :

  1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
  2. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 Perlindungan Dan Pemberdayaan Petani;
  3. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah;
  4. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan;
  5. Peraturan Menteri Kesehatan No. 100 tahun 2015 tentang Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Terintegrasi

TUJUAN :

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan dan memberikan pembekalan bagi pengelola program kesehatan kerja di Kabupaten/Kota khususnya dalarn penyelenggaraan dan pembinaan Pos UKK bagi pekerja di sektor informal.

Adapun Materi yang disampaikan Oleh Nara Sumber dari Kabupaten dan Dinkes Prov. Kalsel adalah :

  1. Pelaksanaan Program Kesehatan Kerja di Kabupaten
  2. Kebijakan Kesehatan Kerja dan Olahraga
  3. Pengenalan Potensi Bahaya dan Gangguan Kesehatan Kerja
  4. Pencatatan dan Pelaporan

Orientasi Program Kesehatan Kerja Tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara yang dilaksanakan kerjasama Dinas Kesehatan Prov. Kalsel dan Dinkes Kab. HSU, membuat adanya kesepakatan meliputi :

  • Melakukan hubungan lintas sektor terhadap diwilayah kerja Puskesmas
  • Lebih meningkatkan Konsulidasi kepada Pimpinan Puskesmas mengenai pentingnya Program Kesehatan Kerja bagi Pekerja Puskesmas maupun masyarakat.
  • Melakukan Kerjasama kepada teman sejawat atau tim kerja di Puskesmas.
  • Melakukan Pencatan dan Pelaporan.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: