Menggapai Asa (Mahdina dan Yulida)

MAHDINA PERMATASARI, SKM

UPT PUSKESMAS SUNGAI KARIAS

TENAGA KESEHATAN TELADAN  DI PUSKESMAS TAHUN 2017

KATEGORI  TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT

Penganugerahan tenaga kesehatan teladan di Puskesmas tingkat nasional tahun 2017 berlangsung di hotel Grand Sahid Jakarta pada tanggal 13 s/d 19 Agustus 2017. Dari 9 Kategori Profesi Nakestel ( Tenaga Kesehatan Teladan ) yang di nilai, Provinsi Kalimantan Selatan mengirimkan 9 orang wakilnya yang merupakan juara 1 tingkat Provinsi dari profesi masing – masing. Dari 9 orang Nakestel utusan Kalsel, ada 2 orang dari kabupaten Hulu Sungai Utara yaitu Mahdina Permatasari, SKM  dari Puskesmas Sungai Karias untuk kategori Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Dewi Yulida Mona Resty, S.Farm. Apt dari Puskesmas Danau Panggang untuk Kategori Tenaga Farmasi ( Apoteker ).
Mahdina dan Yulida sebelumnya telah mengikuti serangkaian tahap penilaian dari kabupaten sampai provinsi. Nakestel ini juga harus memiliki satu kegiatan inovasi yang menjadi unggulannya. Pada  bulan Maret 2017 mengikuti seleksi Nakestel di tingkat kabupaten yaitu tes tertulis, wawancara dan telusur lapangan.  Setelah terpilih sebagai juara 1 di kabupaten, maka Mahdina dan Yulida mengikuti tahap penilaian di provinsi. Pada tanggal 15 Mei 2017 tim penilai tenaga kesehatan masyarakat yang berjumlah 4 orang datang ke puskesmas sungai karias untuk memberikan penilaian pada Mahdina Permatasari, SKM. Yang dinilai disini adalah Presentasi karya inovasi, kemampuan menjawab pertanyaan tim penilai dan pengecekkan hasil kegiatan inovasi di lapangan.

Mahdina mengangkat karya inovasi  Laskar Kasturi, Model Promosi Kesehatan dengan figur Ketokohan, Laskar kasturi ( Lansia Sungai Karias Kader sehat untuk hidup mandiri ) adalah bentuk pemberdayaan masyarakat untuk mendukung kegiatan promosi kesehatan melalui figur tokoh lansia di kelurahan murung sari. Laskar diibaratkan sebagai prajurit yang akan menjadi agent of change bagi lansia lainnya dan role model  bagi  masyarakat, sedangkan Kasturi adalah buah khas Kalimantan selatan yang semakin  tua semakin harum dan manis  buah ini hanya bisa dinikmati ketika sudah benar – benar tua. Dari filosfi Kasturi itulah nama lascar kasturi diambil. Melalui dukungan lascar kasturi, maka sudah banyak terjadi perubahan perilaku di masyarakat murung sari khususnya tentang kesehatan. Seperti sudah tercapainya akses jamban sehat 100 %, partisipasi masyarakat di posyandu balita dan lansia juga semakin baik.

Di Jakarta, bersaing dengan tenaga kesmas dari 34 provinsi di Indonesia tentunya menjadi pengalaman  yang sangat mengesankan. Setelah dilakukan penilaian oleh juri, maka mahdina terpilih sebagai juara 3 Nakestel 2017 untuk kategori tenaga kesehatan masyarakat Teladan. Penilaian dilakukan pada penulisan makalah, presentasi, kemampuan menjawab pertanyaan juri dan para audiens serta hasil voting dari seluruh peserta.

Di Jakarta peserta Nakestel 2017 mengikuti renungan suci di TMP Kalibata, apel 17 agustus dan kegiatan lainnya. Selain Mahdina dan Yulida, Ada 2 orang wakil kalsel yang lainnya yang juga mendapat predikat nasional yaitu dr. Aulia Rachman sebagai juara 1 dokter teladan tingkat nasional dan heryani sebagai juara 3 perawat teladan tk. Nasional.

 

DEWI YULIDA MONA RESTY, S.Farm. Apt

UPT PUSKESMAS PERAWATAN DANAU PANGGANG

TENAGA KESEHATAN TELADAN DI PUSKESMAS TAHUN 2017

KATEGORI TENAGA KEFARMASIAN

Pelayanan kefarmasian di Puskesmas berperan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kepedulian dan kesadaran masyarakat akan kesehatan hares terns ditingkatkan. Donau Panggang termasuk kategori Kecarnatan terpencil dengan wilayah meliputi: 15% daratan, 20% sungai dan 65% rawa dimana sebagian besar penduduk tinggal di daerah rawa dan sungai. Jauhnya jarak tempat tinggal dengan pusat pelayanan kesehatan membuat masyarakat biasanya sering menyimpan obat di rumah, sehingga perlu diimbangi dengan pemberian informasi yang benar oleh tenaga kesehatan. Salah sate bentuk pendekatan dan peningkatan layanan yang dikembangkan oleh bagian Farrnasi adalah Pelayanan Informasi Obat.

Bagi daerah rawa dan sungai perlu cara tersendiri agar informasi sampai ke masyarakat, urttuk mengatasi hal tersebut dilakukan inovasi melalui “Model Pelayanan Informasi Obat (PIG) Dengan Aputek Terapung Di Wilayah Perairan Danau Panggang”. Inovasi menggunakan alai transportasi kelotok (perahu), Jan pemberian informasi dengan bantuan that pengeras suara (Toa) serta parnflet.

Hasil dari kegiatan inovasi menunjukkan bahwa masyarakat terutarna yang berada diwilayah sungai dan rawa mendapatkan informasi yang benar mengenai obat, rnelalui basil kuesioner kepuasan masyarakat pada Tabun 2015 diperoleh persentase 88,9% dan Tabun 2016 diperoleh persentase 91,3 % kepuasan masyarakat dengan adanya inovasi tersebut.

Dari basil kuesioner kepuasan masyarakat akan inuvasi di ketahui masih adanya ketidakpuasan masyarakat sehingga dapat dijadikan pembelajaran sebagai perbaikan kinerja dengan terns meningkatkan derajat kesehatan masyarakat agar terwujud pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkeadilan menuju masyarakat sehat dan mandiri dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

 

 

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: