KEGIATAN STUDI EVALUASI PELAKSANAAN MTBS DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA

Pendekatan Manajemen Terpadu  Balita Sakit (MTBS) merupakan salah satu upaya menurunkan kematian balita melalui peningkatan keterampilan tenaga kesehatan dalam menangani balita sakit, terutama bagi perawat dan bidan Puskesmas sebagai lii depan pelayanan kesehatan di masyarakat.  Pelaksanaan MTBS sudah diimplementasikan sejak tahun 1997 dan dilaksanakan oleh seluruh Puskesmas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Sejak  tahun 2010 Pelatihan MTBS dilaksanakan di tingkat Kabupaten dengan dana dari APBD.

Untuk mengevaluasi pelaksanaan MTBS di Puskesmas, Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan UNICEF melaksanakan studi evaluasi pelaksanaan MTBS di 10 Kabupaten/Kota di Regional Barat/Tengah Indonesia (Jawa Tengah, Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan Selatan dan Gorontalo). Untuk wilayah Kalimantan Selatan dipilih Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kota Banjarbaru. Puskesmas yang terpilih sebagai objek studi adalah Puskesmas Sungai malang dan Sungai Karias.

Kegiatan Studi Evaluasi Pelaksanaan MTBS di Kabupaten Hulu Sungai Utara tahun 2017 dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 13 sampai 14 September 2017,  bertempat   di UPT Puskesmas Sungai Malang Puskesmas Sungai Karias

Studi evaluasi dilaksanakan melalui beberapa kegiatan yang meliputi :

  1. Wawancara dengan Pengelola Program Anak Dinas Kesehatan Kabupaten HSU
  2. Wawancara dengan Koordinator MTBS Puskesmas Sungai Karias dan Sungai Malang
  3. Telaah dokumen dan register
  4. Observasi pelaksanaan MTBS di Puskesmas
  5. Wawancara untuk mengetahui kepuasaan dan kejelasan informasi yang diberikan dengan orangtua/pendamping anak
  6. Kunjungan rumah ke 10 pasien terpilih terdiri dari 3 orang pasien MTBM yang berobat ke Puskesmas dalam jangka waktu sebulan sebelumnya dan 7 orang pasien MTBS yang pernah berobat ke Puskesmas dalam waktu 1 minggu sebelumnya pada tiap – tiap Puskesmas.

PELAKSANA  dari Tim Pelaksana Studi MTBS (dr. Harry Papilaya, dr. Florentina, dr. Emmy Rianti, dr. Rolan, Bungai Kristin, Kencana) dan Pendamping dari Dinkes HSU (Sri Wahyanti Maulida, Gusti Sri Rahayu, Hj. Dewi Warnita, Jayanti Milasari, Daulika Lestari).

by. Jay/Yanti

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: