Kampanye Pangan Tanpa 3P (Pemanis, Pewarna, dan Pengawet) di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Upaya untuk memasyarakatkan pangan tanpa 3P (Pemanis, Pewarna, dan Pengawet) dilakukan di Kabupaten Hulu Sungai Utara pada hari Rabu tanggal 19 Oktober 2017 bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan nama kegiatan Kampanye Pangan Tanpa 3P. Penyebaran informasi diharapkan  dapat menjangkau pada masyarakat paling bawah, agar masyarakat lebih teliti dan cermat dalam memilih pangan yang akan diolah untuk dikonsumsi. Upaya Kampanye ini juga mendukung implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Peserta berjumlah 50 orang yang terdiri dari Kader Posyandu, PKK, Organisasi Wanita dan Petugas Pangan Puskesmas. Sebagai Narasumber adalah tim dari Seksi Alkes dan PKRT, serta narasumber Kabupaten.

Materi yang diberikan adalah Kebijakan dan kebutuhan Tentang Pangan, Bahaya BTP Khususnya 3P, Hygiene dan Sanitasi Pangan Sehat, Pemberdayaan Masyarakat Tentang Penggunaan BTP Pada Pangan Khususnya 3P.

Tujuan :

  1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas kab/kota dalam pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku usaha Industri Rumah Tangga (IRTP) terhadap pangan tanpa 3P (Pemanis, Pewarna, dan Pengawe) di wilayah kerjanya.
  2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas kab/kota dalam penyebaran informasi keamanan pangan kepada masyarakat dan meminimalkan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BIP) pada industri rumah tangga untuk mendukung implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) anpa 3P (Pemanis, Pewarna, dan Pengawet) agar pangan yang dikonsumsi sehat, aman dan berkualitas.

Dengan adanya kegiatan ini peserta diharapkan mampu melaksankan hal-hal s ebagai berikut :

  1. Peserta petugas kab/kota  mampu dan terampil dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku usaha IRTP di wilayah kerjanya agar mengolah pangan tanpa 3P.
  2. Peserta petugas kab/kota  mampu dan terampil melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap IRTP dalam penyebaran informasi mengenai keamanan pangan tanpa 3P, agar kualitas pagan yang dikonsumsi oleh masyarakat sehat, aman dan berkualitas, sehingga Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dapat tercapai sesuai harapan.

Dalam sambutannya dalam acara pembukaan Plt.Kepala Dinkes Kab.Hulu Sungai Utara Bapak dr.H.Agus Fidiansyah menyampaikan bahwa diperkiraan masih banyak produk pangan Industri Rumah Tangga  yang belum menguasai teknologi pengelohan pangan dan cara penggunaan Bahan Tambahan Pangan seperti pemanis, pewarna dan pengawet. Faktor-faktor resiko dari penggunaan 3P  serta penggunaan kemasan dan label yang tepat untuk mendukung implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) . Selain itu beliau berharap informasi yang didapat bisa di informasikan secara optimal kepada masyarakat.

 

 

 

 

 

 

by. Firza/Dinkes

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: