Kekuatan Fisik dan Mental serta arti Sebuah Kejujuran dalam Tatanan Spriitual

Part 1

Pelaksanaan ibadah haji  yang memerlukan adanya kesiapan mental dan fisik yang prima karena banyak amalan-amalan haji yang menuntut kondisi yang prima tersebut karena amalan-amalan tersebut wajib dilaksanakan.  Sebagaimana diketahui bahwa salah satu syarat untuk menunaikan haji dan atau umroh adalah ”mampu”, yaitu mampu baik secara rohani maupun jasmani.  Adapun yang dimaksud ”mampu” secara jasmani adalah seorang jemaah haji yang harus sehat dan bugar serta mandiri, sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan kemampuan yang prima.

Pemeriksaan/pengukuran tes kebugaran bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran calon jemaah haji yaitu kesanggupan dan kemampuan tubuh Calon Jemaah Haji untuk melakukan adaptasi terhadap pembebanan fisik yang diberikan padanya.  Untuk itu setiap jemaah haji perlu diperiksa lebih dahulu tingkat kebugaran dan kemandirian masing-masing, untuk selanjutnya dapat dilakukan intervensi berupa penentuan jenis latihan aktifitas fisik dan olahraga yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kondisi jemaah tersebut sebelum berangkat  ke tanah suci.

Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara melalui Bidang Kesehatan Masyarakat dengan Seksi Kesling-Kesjaor nya melaksanakan Pemeriksaan/pengukuran Kebugaran Jasmani CJH (Calon Jema’ah Haji) Kab. HSU tahun 2018 dengan 2 (dua) tahap pelaksanaan. Tahap I dilaksanakan pada tanggal 03-03-2018dengan Jumlah CJH yang memeriksakan diri sebanyak 231 orang, sedangkan dalam pemeriksaan tahap II pada 07-07-2018ada peningkatan yang bermakna meningkat menjadi 284 orang dari 294 orang. Hal ini menggambarkan kesadaran dan keinginan untuk lebih meningkatkan kebugaran menjadi lebih baik.

Disisi lain CJH sendiri dengan mengikuti tes lapangan baik itu secara Jalan selama 6 (enam) menit maupun lari (rockport) sejauh 1,6 km seakan tidak menjadi beban bagi mereka. Dalam menghitung lintasan mereka seakan ada nilai kejujuran didalamnya dan kekompakkan dalam sebuah kelompok yang nantinya akan menjalani Ibadah Spritual yang tidak sembarang orang mendapat kesempatan sudah tampak terlihat semangatnya. Bukti nyata peningkatan tingkat kebugaran terlihat salah satu dari CJH yang pada tahap I itu tergolong Risti (Risiko tinggi) ternyata pada tahap II mampu dengan metode rockport 1,6 km.

Data lengkap Hasil Pemeriksaan/pengukuran Kebugaran CJH Kab. HSU tahun 2018 dapat dilihat pada editorial Part 2 berikutnya ……

Salam Sehat Bugar Produktif ……

by. Mul/Dinkes

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: