Hot! ORIENTASI ASUHAN GIZI DI PUSKESMAS DAN E-PPGBM DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA PRIORITAS PENURUNAN STUNTING

Dalam rangka mewujudkan peningkatan gizi masyarakat serta mendukung pencapaian target RPJMN 2015-2019 dan Rencana Strategi Kementerian Kesehatan 2015-2019. Kementerian Kesehatan telah menetapkan upaya pelayanan gizi sampai tingkat Puskesmas seperti yang tertuang dalam Permenkes Nomor 75 tahun 2014 Tentang Puskesmas, dimana pelayanan gizi merupakan salah satu pelayanan esensial yang harus dilakukan oleh Puskesmas. Upaya pelayanan gizi mencakup upaya promotif,, preventif, ,kuratif dan rehabilitatif. Tenaga kesehatan di Puskesmas pertu memahami tentang proses terjadinya masalah gizi sehingga dapat menetapkan diagnosa dan selanjutnya melakukan intervensi dengan tepat dan cepat. Untuk tujuan tersebut, maka tenaga kesehatan di Puskesmas diharapkan mampu memberikan layanan fungsional teknis mengenai layanan gizi, meliputi aspek asuhan gizi perseorangan, asuhan gizi masyarakat dan penyelenggaraan makanan sebagai substansi terapi pasien. Sementara itu, tenaga kesehatan dalam pendekatan team-work suatu layanan belum berperan optimal, sehingga diperlukan pemahaman konsep kolaborasi berdasarkan kompetensi masing-masing. Dalam rangka mewujudkan pelayanan gizi yang optimal di Puskesmas, pertu adanya pedoman Proses Asuhan Gizi yang menjadi acuan bagi tenaga kesehatan dengan ruang lingkup pelayanan gizi rnasyarakat maupun perseoranqan. Untuk memandu Pelaksanaan Asuhan Gizi Terstandar tersebut telah disusun Buku Pedoman Proses Asuhan Gizi di Puskesmas agar dapat dibaca dan dipahami oleh tenaga kesehatan. Berdasarkan kebutuhan akan layanan gizi yan terstandar bagi tenaga kesehatan gizi maka dipandang perlu dilakukan orientasi.

Dasar Pelaksanaan

Adapun yang mendasari kegiatan diseminasi informasi program perbaikan gizi :

  1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
  2. Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi.
  3. nstruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat;
  4. Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional;
  5. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2020;
  6.  Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga
  7. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Kesehatan di Kalimantan Selatan;
  8. DIPA Satker (03) Program Perbaikan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2018.

Maksud dan Tujuan
1. Maksud
Agar Tenaga Kesehatan dapat memahami Proses Asuhan Gizi di Puskesmas dan mampu melaksanakannya dalam Pelayanan Gizi Terstandar di Puskesmas.
2. Tujuan
a. Meningkatnya pemahaman Kebijakan Pelayanan Gizi di Puskesmas
b. Meningkatnya pemahaman Manajemen Gizi di Puskesmas
c. Meningkatnya pemahaman Konsep Dasar Proses Asuhan Gizi di Puskesmas
d. Meningkatnya pemahaman Proses Asuhan Gizi pada Pemantauan Pertumbuhan, Status Gizi dan Penyakit Tidak Menular
e. Meningkatnya pemahaman Proses Asuhan Gizi pada Pemberian Makanan pada Bayi dan anak
f. Meningkatnya pemahaman Proses Asuhan Gizi pada Suplementasi Gizi
g. Meningkatnya pemahaman tentang Pencatatan, Pelaporan serta Monitoring dan Evaluasi.

Materi dan Narasumber

  1. Pembukaan, dan arahan Kebijakan Proses Asuhan Gizi di Provinsi Kalimantan Selatan – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Dr. H. Muhamad Muslim, S.Pd, M.Kes).
  2. Kebijakan Proses Asuhan Gizi di Bidang Kesehatan Masyarakat – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Nurul Ahdani, SKM, M.Kes).
  3. Hasil PSG 2017 dan telaah, intervensi masalah gizi untuk Kabupaten HSU, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat (Didy Ariady,SKM,M.Kes)
  4. Tim Fasilitator, terdiri dari :
    – Abdul Basid,S.Gz,MPH
    – Faturrahman,SKM,M.Kes
    – Yuliani,S.ST

Peserta
Peserta dalam kegiatan Orientasi Asuhan Gizi di Puskesmas dan E-PPGBM Lokus di Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2018 berasal dari Kabupaten HSU sebanyak 48 orang yang terdiri dari :
1. Dinas Kesehatan HSU = 2 orang
– Kasi Kesga dan Gizi Masyarakat
– Pengelola Program Gizi
2. Puskesmas Kabupaten HSU
– Kepala Puskesmas = 13 orang
– Petugas Gizi Puskesmas = 13 orang
3. PTT Gizi desa = 20 orang

Waktu dan Tempat
Kegiatan Orientasi Asuhan Gizi di Puskesmas dan E-PPGBM Lokus di Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2018 akan dilaksanakan pada :
Hari : Rabu – Sabtu Tanggal : 29 Agustus – 01 September 2018
Tempat : Hotel Rattan Inn Jl.A.Yani KM 5,7 No. 138 Banjarmasin – Kalimantan Selatan

Biaya
Pembiayaan kegiatan ini dibebankan pada DIPA Satker (03) Ditjen Kesmas, Kemenkes RI Program Perbaikan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2018.

by. Kesmas

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: