Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Risiko Masalah Di Dinkes Kab.HSU Pada Tahun 2019

Diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) adalah suatu proses pengumpulan informasi suatu masalah tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok dalam hal ini tentang masalah identifikasi risiko dibidang kesehatan

Identifikasi Risiko adalah usaha untuk menemukan atau mengetahu irisiko – risiko yang mungkin timbul dalam kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan atau perorangan.

Pada tanggal 28 Desember 2018 bertempat di ruangan Kadinkes dilakukan FGD untuk menentukan / mengidentifikasi risiko-risiko di institusi kesehatan dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara pada tahun 2019.

Risiko yang diidentifikasi adalah risko-risiko yang mempengaruhi dalam melaksanakan program dan kegiatan kesehatan. FGD diikuti oleh semua kabid dan seksi/subag  yang ada di Dinkes Kab.HSU.

Dari hasil FGD tersebut diperoleh analisis risiko sebagai berikut :

Formulir Analisis Risiko
Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara
Tujuan : 1. Meningkatkan sumberdaya manusia yang berkualitas
No Kegiatan Uraian Risiko Skor Kemungkinan Skor Dampak Skor Status
1 2 3 4 5 6
1 Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak/
Tujuan: Menurunnya jumlah kematian ibu Jumlah kasus kematian ibu meningkat 1.33 2.00 2.67
Tujuan: Menurunnya angka kematian bayi angka kematian bayi meningkat 1.92 2.33 4.47
2 Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita/Tujuan :Meningkatnya Pelayanan Kesehatan Anak Balita Pelayanan kesehatan balita tidak sesuai standar 1.42 1.67 2.36
3 Program Perbaikan Gizi Masyarakat/Tujuan: Menurunnya prevalensi gizi buruk pada anak balita angka kasus gizi buruk anak meningkat 1.33 1.83 2.44
4 Program obat dan perbekalan kesehatan/ Tujuan : Meningkatnya kualitas dan kuantitas ketersediaaan obat dan perbekalan kesehatan Obat yang kadaluarsa 1.25 2.17 2.71
5 Program Pengembangan Obat Asli Indonesia/ Tujuan : Meningkatnya pemanfaatan  Obat Asli Indonesia Produksi dan distribusi obat tradisional (jamu) yang kurang memenuhi persayaratan cara produksi yang baik 1.33 1.67 2.22
6 Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia /Tujuan : Meningkatnya peningkatan pelayanan kesehatan lansia Meningkatnya penyakit tidak menular pada lansia 1.67 1.67 2.78
7 Program Pencegahan & Penanggulangan Penyakit Menular/ Tujuan : penurunan kasus wabah penyakit menular Meningkatnya kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi khususnya kasus MR 1.58 2.17 3.43
8 Program Promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat/ Tujuan : Meningkatnya Persentase  PHBS di Rumah tangga Masih rendahnya Pola Hidup Sehat 1.67 1.92 3.19
9 Program Kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan/ Tujuan : Meningkatnya  kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat (JKN) Kepesertaan Jaminan kesehatan tidak optimal 1.67 2.08 3.47
10 Program Pengembangan Lingkungan Sehat/Tujuan : Meningkatnya pengembangan lingkungan sehat Meningkatnya kasus penyakit yang berbasis lingkungan 1.50 1.75 2.63
11 Program Pengawasan Obat dan Makanan/Tujuan : Peningkatan pemberdayaan konsumen/masyarakat di bidang obat dan makanan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) yang tidak memenuhi standar kesehatan 1.33 1.67 2.22
12 Program Upaya Kesehatan Masyarakat/Tujuan : Meningkatya Persentase Puskesmas yang terakreditasi Pencapaian akreditasi puskesmas yang masih rendah 1.17 1.50 1.75
13 Program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas / puskesmas pembantu dan jaringannya/Tujuan : Persentase Puskesmas/puskesmas pembantu dan jaringannya yang memiliki sarana prasrana yang memenuhi standar Terjadi keterlambatan penanda
tanganan kontrak
1.33 1.75 2.33
Pengukuran dilakukan secara manual tanpa pesawat ukur 1.50 1.58 2.38
Kurangnya Kualitas pekerjaan karena lemahnya pengawasan 1.33 1.42 1.89
14 Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur/Tujuan : Meningkatnya kualitas dan kualitas sarana dan prasarana aparatur Lampu padam 1.75 2.33 4.08
15 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan/Tujuan : Meningkatnya Kualitas dan kuantitas Sistem Pelaporan capaian kinerja Renja yang disusun belum sesuai dengan yang diharapkan 1.17 1.75 2.04

Dari Skor status di atas yang berisiko sekali terhadap reputasi kesehatan adalah angka kematian bayi yang meningkat, dan Meningkatnya kasus penyakit yang dapa tdicegah dengan imunisasi khususnya kasus MR serta Masih rendahnya Pola Hidup Sehat sedangkan yang berisiko pada operasional adalah Lampu padam dan Kepesertaan Jaminan kesehatan tidak optimal

By.dinkes

https://ipqi.org/manajemen-risiko-identifikasi-risiko/

http://penelitianpasar.blogspot.com/2012/11/apa-itu-diskusi-kelompok-terarah-atau.html

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: