PENINGKATAN KUALITAS PERENCANAAN PEMBANGUNAN KESEHATAN DI DAERAH

Oleh: Tim Penjajakan Kegiatan Pendampingan, Kementerian Kesehatan

PENDAHULUAN

•Disparitas status kesehatan antar wilayah
•Perpres No. 131 tahun 2015, kabupaten yang masuk kategori DTPK : 122 kabupaten. Hasil Riskesdas 2013 à sebanyak 85 kabupaten atau 70% dengan IPKM di bawah rata-rata IPKM Nasional.  Sebagian besar di wilayah Indonesia Timur.
•IPKM berdasarkan hasil Riskesdas Tahun 2018 masih proses analisis dataà 1 tahun setelah Riskesdas.
•Berbagai sumber kesehatan terus ditingkatkan (DAK, Anggaran Dana Desa, Cukai rokok, Dana Otonomi Khusus, dana kapitasi JKN, dan sebagainya).
•Perlu dilakukan pendampingan pada daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan.
•Perlu penguatan kapasitas tenaga di kab/Kota untuk peningkatan mutu kelola penyelenggaraan pembangunan kesehatan.

TUJUAN

MAKSUD:

Memandu daerah agar mempunyai kompetensi yang baik dalam menyusun perencanaan pembangunan kesehatan

Tujuan Umum adalah meningkatnya mutu pengelolaan perencanaan bidang kesehatan di Kab/kota.

Tujuan Khusus:

•Meningkatnya kualitas pengelolaan data dan informasi kesehatan
•Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan perencanaan pembangunan kesehatan
•Meningkatnya kemampuan koordinasi dengan lintas program, lintas sector, swasta termasuk perguruan tinggi dan masyarakat.
•Meningkatnya kemampuan monitoring dan evaluasi pembangunan kesehatan
•Meningkatnya kemampuan penyusunan laporan dan hasil pembangunan kesehatan
•Meningkatnya kemampuan sosalisasi, desiminasi dan publikasi hasil pembangunan kesehatan

SASARAN

Sasaran pendampingan ditujukan pada:

-staf atau pejabat yang bertanggungjawab pada perencanaan
-staf atau pejabat yang menangani pelaksanaan program kesehatan

BATASAN

Pendampingan adalah kegiatan yang dilakukan oleh Tim (sebagai instruktur) yang menemani dan menyertai secara dekat dan bersahabat serta saling menghormati dalam memberikan transfer of knowledge pada petugas kesehatan di daerah sehingga mereka mampu menyusun perencanaan kesehatan yang baik dan benar.

KRITERIA PENDAMPING

Mampu memotivasi dan memfasilitasi pada orang atau kelompok yang didampingi, Oleh karena itu kriterianya adalah:

-Memiliki pengalaman dalam perencanaan pembangunan kesehaan
-Mampu bekerjasama
-Mampu memotivasi dan memfasilitasi
-Memiliki inisiasi dan inovasi
-Diharapkan menguasai IT

TINGKAT PENDIDIKAN DAN STANDAR KOMPETENSI PENDAMPING

Minimal S2 dengan salah satu latar belakang pendidikan dari kesehatan.

Bisa dari orang asal Kab/Kota atau dari luar

Non PNS

Standar kompetensi pendamping, sebagai berikut:

-Memahami jenis data kesehatan dan kemampuan melakukan analisis data.
-Memahami penetapan prioritas masalah
-Memahami penetapan indikator dan target
-Memahami penyusunan kerangka logis kegiatan
-Memahami penetapan prioritas kegiatan
-Memaham penyusunan kerangka acuan kegiatan
-Memahami penyusunan rencana anggaran kegiatan
-Memahami peraturan perundangan yang berlaku terkait dengan perencanaan dan penganggaran
-Memahami teknik negosiasi, advokasi dan pengembangan jejaring (net working)
-Memahami teknik monitoring dan evaluasi
-Memahami analisis kebijakan publik
-Memahami membuat laporan kegiatan

PERAN PENDAMPING

-Fasilitator
-Motivator
-Inovator

-Katalisator
-Mediator

LOKASI

Kabupaten/Kota dengan IPKM di bawah rata-rata nasional, dan lebih prioritas lagi yang masuk kategori DTPK.

JUMLAH DAN LAMA WAKTU PENDAMPINGAN

– Jumlah : 2 orang per lokasi (kab/kota), Dilakukan selama selama 6 bulan
PEMBIAYAAN

DIPA Kemenkes  2019.

Mekanisme Rekruitmen

1.Pengumuman web Kemenkes , koran lokal, surat ke dinas terkait, perguruan tinggi yang memiliki fakultas kesehatan masyarakat dan Adinkes
2.Peminat menyampaikan  lamaran kepada Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran
3.Tahapan seleksi: seleksi administrasi dan wawancara dilaksanakan di Jakarta (Februari – Maret 2019)
4.Pengumuman hasil seleksi konsultan diperkirakan pada akhir Maret 2019

Pelaksanaan Pendampingan

1.Pelaksanaan Pendampingan : April – September  2019
2. Pemaparan rencana kerja di Kementerian Kesehatan
3.Pemaparan Hasil dilakukan per tiga bulan di Kemenkes.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: